COURSE OVERVIEWKompetensi manajemen sudah merupakan salah satu core aktivitas yang 'mutlak' dilakukan oleh manajemen SDM modern. Terlepas dari belum siapnya suatu Perusahaan untuk masuk ke dalam proses manajemen kompetensi, pemahaman mengenai kompetensi2 penting yang ada di suatu Perusahaan merupakan 'sarana' untuk melakukan micro managed terhadap keunggulan kompetitive yang ingin dibangun Perusahaan tersebut. Dengan demikian ia merupakan salah satu link penting antara praktis pengelolaan SDM dengan arah strategis Perusahaan. Definisi kompetensi yang tepat yang dibangun di dalam competency dictionary Perusahaan juga sangat menentukan seberapa jauh aplikasi kompetensi bisa dilakukan dalam kaitan dengan proses asesment untuk mendapatkan karyawan yang tepat dan mempromosikannya serta proses development untuk mengembangkan karyawan tersebut untuk kebutuhan saat ini ataupun di masa yang akan datang. Salah satu tahap awal yang penting untuk manajemen kompetensi adalah keberhasilan Tim SDM men-desian kompetensi model-nya. Workshop ini tidak hanya akan membawa pada proses mendesain kompetensi secara setahap demi setahap tetapi juga memberikan tools yang Anda butuhkan untuk melakukannya dan memastikan bahwa disain kompetensi yang Anda bangun sudah sesuai dengan kebutuhan, arah strategis dan 'lingkungan' Perusahaan. Pungki Purnadi tidak saja menguasai aspek teori dari HR action ini, tetapi juga telah terlibat secara intens melakukan hal tersebut di suatu perusahaan multy national di Indoenesia, bahkan menjadi salah satu motor pengembangan manajemen kompetensi Perusahaan tersebut di lingkup regional yang dia lakukan ketika dia ditempatkan di salah satu headquarter Perusahaan tersebut di luar Indonesia. Hal ini menjamin proses workshop ini akan banyak berisi sharing praktis pengalamannya dalam mengembangkan dan menerapkan kompetensi untuk beragam posisi. COURSE OBJECTIVE
COURSE OUTLINE
COURSE METODE
| Instructor
Schedule
Venue
Tuition Fee
Registration
PT. FOCUS TRACO INDONESIA
|
Kamis, 13 Agustus 2009
Effective Competency Design and Its Application
Kamis, 23 Juli 2009
Hubungan Industrial dan Ketenagakerjaan (HIK) Dasar
INTRODUCTIONHubungan industrial merupakan hubungan antara pelaku proses produksi barang maupun jasa yaitu pengusaha, pekerja dan pemerintah. Hubungan industrial bertujuan untuk menciptakan hubungan yang serasi, harmonis dan dinamis antara pelaku proses produksi tersebut. Oleh karena itu masing-masing pelaku produksi tersebut harus melaksanakan tugas dan fungsinya masing-masing secara baik. Fungsi pekerja/SP/SB adalah melaksanakan pekerjaan sesuai kewajibannya, menjaga ketertiban demi kelangsungan produksi, menyalurkan aspirasi secara demokratis serta ikut memajukan perusahaan dan memperjuangkan kesejahteraan pekerja dan beserta keluarganya. Fungsi pengusaha dan organisasi pengusaha adalah menciptakan kemitraan, mengembangkan usaha, memperluas lapangan kerja. Sedangkan fungsi pemerintah adalah menetapkan kebijakan, memberikan pelayanan, pengawasan dan penindakan terhadap pelanggarnya. Dengan terciptanya hubungan industrial yang serasi, aman, dan harmonis diharapkan dapat meningkatkan produksi dan produktivitas kerja, sehingga dengan demikian perusahaan akan dapat tumbuh dan berkembang sehingga kesejahteraan pekerja dapat ditingkatkan. Dalam hubungan indutrial yang terlibat langsung dalam proses produksi adalah pengusaha dan pekerja, sedangkan pemeritah tidak terlibat secara langsung. Oleh karena itu pengusaha dan pekerja terlibat dalam suatu hubungan kerja yang menimbulkan hak dan kewajiban. Hak dan kewajiban tersebut sebagian besar sudah diatur dalam peraturan perundang-undangan dan perjanjian kerja, peraturan perusahaan serta perjanjian kerja bersama (PKB). Untuk itu para peserta perlu memahami hubungan industrial dan ketenagakerjaan ( HIK ) dasar meliputi perjanjian kerja, peraturan perusahaan, perjanjian kerja bersama ( PKB ), waktu kerja dan waktu istirahat, upah kerja lembur dan PHK. OBJECTIVE
OUTLINE1. Perjanjian Kerja (PK)
2. Peraturan Perusahaan (PP)
3. Perjanjian Kerja Bersama (PKB)
4. Waktu Kerja dan Waktu istirahat.
5. Upah Kerja Lembur
6. Pemutusan Hubungan Kerja (PHK)
SIAPA YANG HARUS MENGIKUTI
| Instructor
Schedule
Venue
Tuition Fee
Registration
PT. FOCUS TRACO INDONESIA
|
Rabu, 22 Juli 2009
Manpower Planning and its Obstacles
OBJECTIVE
WILL DISCUSS
WHO SHOULD ATTEND
| Instructor
Schedule
Venue
Tuition Fee
Registration
PT. FOCUS TRACO INDONESIA
|
Jumat, 10 Juli 2009
Effective Recruitment and Selection Quantum Your Business
Through Recruiting High Potential People and Selectively Hiring The Right WorkforcePROGRAM OBJECTIVESThe assumption that best talent and that previous experience, a clean resume and a great appearance are the primary predictors of success often leads to recruiting mistake that can cause high remover and effective organizational teams. What we know is traditional process results and no body likes it, there are lots people who look and act like talented people but they don’t perform because money doesn’t motivate them. There are numerous method of behavioral profiles that measure traits such as: empathy confidence, sociability, helpfulness, thoroughness and problem solving, all of which are personality traits are required in varying degrees based upon the sales position and the company several methodologies are used to develop a behavioral profile customized for each company and position. The recruitment & hiring process procedures shall be used for recruiting talented and high potential people and selectively hiring the right workforce for the company, the right processes and procedures will ensure more directed and converging process in all recruitment and selection effort This program effective recruitment & selection centered on the best practice available in the industry with an extensive workshop of following issues:
WHO SHOULD ATTENDThis program is suitable for all level of people function and Staff responsible for the performance of a business unit, division or an organization as whole. This program will be of particular benefit to those concerned with:
| Instructor
Schedule
Venue
Tuition Fee
Registration
PT. FOCUS TRACO INDONESIA
|
Human Resource Audit
LATAR BELAKANGHR Departemen bukan merupakan Departemen yang selamanya memiliki kebenaran untuk menjaga semua aspek Ketenaga Kerjaan. Banyak hal yang sering dikeluhkan oleh Departemen lain non HR adalah kerja HR yang lambat, HR kurang memberikan kontribusi, dan HR Departemen sering menjadi tidak populer. Mengapa hal demikian dapat terjadi? HR Departemen sebaliknya juga menjadi harapan dari pimpinan perusahaan agar dapat melaksanakan perannya dengan baik. Peran sebagai Support, sebagai Service, sebagai Admin dan sebagai Control secara seimbang harus dapat dilaksanakan. HR Audit akan meliputi audit performance atau unjuk kerja dan audit conformance atau pemenuhan atas aturan, policy, petunjuk kerja, dan aturan lain baik yang ada di perusahaan dan yang ditetapkan Pemerintah.
SASARANSasaran dari Workshop ini akan memusatkan agar:
MATERIDi Workshop ini akan dibahas:
SIAPA YANG HARUS HADIRSetiap pengelola HR Departemen, dan Pimpinan Departemen lain. | Instructor
Schedule
Venue
Tuition Fee
Registration
PT. FOCUS TRACO INDONESIA
|